Sitemap

2

Peraih Nilai Tertinggi UN Butuh Uluran Tangan Anda

ILLIYAN Rabu, 05 Mei 2010 ,
Peraih nilai tertinggi ujian nasional tingkat sekolah menengah atas se-Jawa Timur, Dina Bakti Pertiwi, membutuhkan uluran tangan agar bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. "Saya ingin melanjutkan ke perguruan tinggi negeri tapi tak memiliki biaya," kata Dina di Jember, Ahad (2/5).


Siswa SMA Negeri 1 Jember itu tidak percaya dengan nilai yang diraihnya, 54,75 dan menjadi yang tertinggi untuk SMA jurusan IPS di Jatim. Ia mengaku sudah mendapat banyak tawaran dari donatur perseorangan dan lembaga yang membiayai kuliahnya selama beberapa tahun, namun ia belum memutuskan untuk memilih.


Bahkan Universitas Brawijaya Malang sudah menawarkan beasiswa, apabila Dina lolos Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri di perguruan tinggi itu. "Ada beberapa perguruan tinggi swasta (PTS) di Surabaya dan Malang yang juga menawarkan beasiswa, asalkan saya bersedia kuliah di sana," paparnya.

Dina mengaku ingin kuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara di Jakarta. "Saat ini saya ikut bimbingan belajar di salah satu lembaga pendidikan di Jember demi mencapai keinginan saya melanjutkan pendidikan di STAN. Biaya ikut bimbingan belajar saya dapat dari donatur juga," kata anak ketiga dari lima bersaudara.

Penghasilan ibu Dina sebagai penjual nasi pecel tentu tidak cukup untuk membiayai Dina mengikuti sejumlah bimbingan belajar di Jember. "Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan donatur yang sudah membantu saya sehingga bisa ikut bimbingan belajar. Saya akan berusaha sebaik-baiknya mengikuti ujian di STAN," paparnya.

Siswi berprestasi tersebut ingin diterima di STAN agar dapat membantu meringankan beban ibunya dan menyekolahkan adik-adiknya. "Ayah sudah tidak ada, sehingga ibu harus membanting tulang untuk menyekolahkan saya dan dua adik saya. Saya tidak ingin membebani ibu dengan biaya kuliah yang begitu besar," katanya.

Anak dari pasangan M. Syafi`i dan Tri Hartini itu memiliki cita-cita sebagai akuntan yang hebat sehingga dia berjuang dengan gigih untuk mewujudkan semua itu. "Mudah-mudahan impian saya untuk lolos ujian di STAN dapat terwujud, saya harus rajin belajar dan berdoa kepada Allah SWT," katanya

2 komentar para sahabat:

NabiL Muhammad F mengatakan...

Wah, seandainya aku jadi presidennya! Uang yang di korupsi sama para koruptor suruh ngembali'in terus aku sumbangin tuh sama Dina. Dari pada nggak jelas / buat dosa, mending aku sumbangin aja. he he he

houkago tea time mengatakan...

ckck...trnyata pintar tuh mg gk cma dimiliki kalangan atas aja ya...

Poskan Komentar

Saya akan selalu menerima komentar, kritik, dan saran anda, jika anda berkomentar tampa PORN serta SPAM dan jangan pernah meninggalkan link pada kotak komentar.
Terimakasih atas partisipasi anda.
Jangan Lupa Follow Blog ini!!!

Entri Populer

 
Copyright 2010 InformanZ