Sitemap

0

Saat Botol Jadi Penjaga Gawang

ILLIYAN Sabtu, 24 April 2010 ,
Laga futsal ke-7 antara FC Panser dan FC Singo Telu di sasana Futsal USB berlangsung sangat seru dan unik. FC Panser hanya bisa menghadirkan 4 orang pemain: Didik ‘Rooney’, Novan ‘Pato’, Yosi ‘Benayoun’ alias Yosi ‘Giggs’ dan Bandung ‘Terry’. Herry ‘Torres’ tidak bisa bermain untuk Panser, karena sedang membela negaranya. Sedangkan, FC Singo Telu menghadirkan 5 pemain: Meon ‘Kaka’, Gayuh ‘Ponaryo’, Jajang ‘Guti’, Jabri ‘Puyol’ dan Rizki ‘Casillas’. Tidak ada lagi pemain tambahan Singo Telu yang bisa dipinjamkan, sehingga praktis Panser hanya bermain dengan 4 orang. Bagaimana yah formasi dengan 4 pemain? Sulit bukan. Akhirnya diputuskan, 1) tanpa penjaga gawang, dan 2) laga ini adalah friendly-match, bukan kompetisi, sehingga hasil tidak akan mempengaruhi klasemen (red: klasemen sementara Panser 12 point dan Singo Telu 6 point).

Dengan kelebihan pemainnya, tenaga muda Singo Telu langsung menggebrak. 2 gol berturut-turut diciptakan oleh Guti dan Kaka. Panser yang sudah dimakan usia, mencoba mengimbangi. Rooney berhasil membalas. Benayoun pun ikut menyumbangkan gol. Ponaryo tak ketinggalan, dengan gampang dia menceploskan bola ke gawang. Tanpa penjaga gawang, gol memang dengan gampang bisa tercipta. Dan, Ponaryo pun punya ide unik (alias agak gila). Penjaga gawang digantikan botol akua. Bola dinyatakan gol jika mengenai botol. Gila, susah amit. Kaka sudah berhadapan dengan botol, eh tendangan melenceng dan keluar gawang. Begitu pula Panser, beberapa kali menciptakan peluang, bola cuma bisa menembus gawang tanpa bisa mengenai botol. Memang, sekali Rooney berhasil menciptakan gol walaupun dihadang oleh Puyol. Tapi, banyak yang menilai gol tersebut adalah kebetulan, tanpa disengaja. Rooney pun mengiyakan.
Pertandingan berjalan seru. Kiper botol memang tangguh. Tak sekali pun serangan pemain Singo Telu berhasil membuahkan gol. Kaka, Ponaryo, Guti sampai frustasi. Pemain Panser pun demikian,. Para pemain kelelahan. Saat Singo Telu menyerang, Giggs berdiri di depan gawang mencoba menghalangi, serangan gagal, hanya bisa membuahkan tendangan pojok. Rupanya aksi Giggs diprotes oleh Puyol, karena menganggap Giggs curang berlagak sebagai penjaga gawang. Dia pun langsung duduk pas di depan botol (kayak penunggu botol aja… hehehe) saat diserang oleh Rooney dan Pato. Tentu saja, serangan itu jadi mentah.
Akhirnya aturan pun diubah. Bolehlah ada penjaga gawang. Terry mengajukan diri menjadi kiper Panser, bergantian dengan Rooney, sedangkan Casillas menjadi kiper Singo Telu. Pertandingan menjadi bergairah lagi. Saat Singo Telu menyerang, Kaka hanya tinggal one-to-one dengan kiper, tapi gol tidak bisa tercipta. Beberapa kali berhadapan dengan kiper, tidak satupun tendangannya yang berbuah gol. Kaka sepertinya tidak dalam form terbaiknya. Sebaliknya, kerjasama yang semakin padu pemain Panser sering kali merepotkan lawan. Begitu menyerang, 3 orang pemain langsung menyokong. Bertubi-tubi tembakan keras diarahkan ke gawang, yang diakhiri dengan sontekan manis Rooney untuk menjadi gol.
Secara keseluruhan, laga berlangsung dengan seru. Kedua tim memperlihatkan permainan yang semakin matang dan padu. Semakin tidak sabar menunggu pertandingan berikutnya.

0 komentar para sahabat:

Poskan Komentar

Saya akan selalu menerima komentar, kritik, dan saran anda, jika anda berkomentar tampa PORN serta SPAM dan jangan pernah meninggalkan link pada kotak komentar.
Terimakasih atas partisipasi anda.
Jangan Lupa Follow Blog ini!!!

Entri Populer

 
Copyright 2010 InformanZ